Dizaman saat ini
khususnya di Negara kita,tidak dipungkiri bahwa perkembangan dalam bidang
teknologi dan informasi membawa dampak perubahan yang sangat besar bagi
masyarakat kita.Masyarakat makin pintar dalam berfikir dan berkomunikasi,ini
mempengaruhi dalam memilah suatu barang,apa yang menjadi kebutuhan prioritas
atau apa yang tidak dibutuhkan.Tidak bisa dipungkiri bahwa dalam kehidupan
ekonomi produsen dan konsumen adalah suatu kesatuan yang sangat sulit untuk
dipisahkan,kehidupan produsen sangat bergantung dengan tingkat permintaan dari
konsumen,dan hal ini membuat konsumen berlomba-lomba untuk memperoleh penawaran
yang setinggi-tingginya,sistem pasar inilah yang belangsung secara terus
menerus hingga sekarang. Banyak orang menganggap bahwa ilmu ekonomi dimulai dan
diakhiri dengan hukum permintaan dan penawaran
Oleh karena itu
kita perlu mengetahui memahami apa yang dimaksud dengan penawaran dan
permintaan itu sendiri,dan hal yang paling pertama adalah kita perlu mengetahui
apa saja yang mempengaruhi penentuan harga, permintaan dan penawaran komoditi
tertentu, berikutnya baru kita dapat melihat bagaimana permintaan dan penawaran
bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara
keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan
permintaan dan perubahan penawaran. Permintaan dan penawaran membantu kita
dalam memahami keberhasilan sistem harga dan juga kegagalannya.
PENENTUAN HARGA
Definisi Harga
Harga adalah suatu
nilai tukar dari produk, barang maupun jasa yang dinyatakan dalam satuan
moneter.Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena
harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dari
penjualan produknya baik berupa barang maupun jasa. Menetapkan harga terlalu
tinggi akan menyebabkan penjualan akan menurun namun jika harga terlalu rendah
akan mengurangikeuntungan yang dapat diperoleh organisasi Perusahaan
Tujuan Penentuan
Harga
1) Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya
2) Mempertahankan perusahaan.
3) Meraih ROI (Return on Investment).
4) Menguasai Pangsa Pasar
5) Mempertahankan status quo
Pendekatan
Dalam Penentuan Harga
Ada tiga pendekatan
dalam penentuan harga : pendekatan supply dan demand, pendekatan yang
berorientasi ke biaya, dan pendekatan pasar. Meskipun ketiganya berbeda, tapi
pada prinsipnya mereka saling melengkapi. Dengan ketiga alat tersebut,
perusahaan dijamin bahwa harga yang ditentukan akan menutupi biaya,
menghasilkan keuntungan, dan citra produk yang baik pada konsumen.
1. Pendekatan
Supply dan Demand
Interaksi antara
supply dan demand merupakan proses tawar menawar yang tidak terlihat dan
informal yang secara terus menerus untuk menegosiasikan jumlah produk yang akan
dibuat atau dikonsumsikan pada tingkat harga tertentu. Pada saat tingkat harga
tinggi, produsen akan mau menghasilkan banyak produk dan jika tingkat harga
yang rendah akan mengkonotasikan tingkat penawaran yang rendah.
Demand adalah
kualitas barang yang akan dibeli konsumen pada tingkat harga tertentu. Harga
yang tinggi akan menyebabkan konsumen akan mencari produk alternatif.
Sebaliknya, harga yang rendah akan mendorong konsumen membeli lebih banyak.
Equilibrium price adalah tingkatan harga saat konsumen bersedia membayar
seimbang dengan kuantitas yang akan dihasilkan produsen. Pendekatan ini bisa
berjalan untuk pasar keseluruhan, tapi sulit dijalankan untuk suatu produk
individual.
2. Pendekatan Yang
Berorientasi Pada Biaya
Pendekatan ini
dilakukan dengan menjumlah biaya yang dikeluarkan untuk membuat barang ditambah
biaya untuk jasa yang terkait, biaya overhead, dan tingkat keuntungan yang
diinginkan. Dalam pendekatan yang berorientasi pada biaya ini, ada dua macam
pendekatan yang bisa digunakan yaitu : mark up pricing dan break-even analysis.
Mark up pricing
dilakukan dengan menghitung seluruh biaya yang terkait dalam suatu produk
kemudian ditentukan markup untuk menutupi biaya dan tingkat keuntungan yang
diinginkan.
·
Break even analysis (analisis pulang pokok) adalah metoda
penentuan jumlah unit yang harus dijual pada tingkat harga tertentu untuk
menutupi biaya dan menghasilkan keuntungan. Dalam metoda ini, perusahaan
membandingkan biaya total dan penerimaan total. Biaya total terdiri atas biaya
tetap dan biaya variabel.
·
Biaya tetap merupakan biaya yang jumlahnya tetap berapapun unit
yang diproduksi. Biaya variabel merupakan biaya yang jumlahnya berubah sesuai
peningkatan jumlah produk. Penerimaan total terdapat dari perkalian harga jual
dan kualitas produk yang dijual.
3. Pendekatan Pasar
Pendekatan ini
mengasumsikan bahwa variabel dalam pasar mempengaruhi harga. Faktor-faktor
tersebut meliputi faktor Politik, Sosial, budaya, persepsi Individu,
persaingan, waktu, serta good will.
Strategi Penentuan
Harga Yang Bisa Digunakan
Ada
berbagai strategi penentuan harga yang bisa digunakan.
Pertimbangan-pertimbangan yang seringkali digunakan dalam strategi penentuan
harga yang dipakai adalah : sasaran perusahaan, tahapan produk dalamproduct
life cycle (daur ulang suatu produk), dan kondisi persaingan. Beberapa strategi
yang bisa digunakan antara lain :
1. Skimming pricing: penentuan harga tinggi saat produk pertama memasuki pasar.
2. Penetraling
pricing: penentuan harga rendah untuk menembus pasar dan mendapatkan
pangsa pasar baru.
3. Odd pricing: penentuan harga dengan mengurangi sedikit dari jumlah tertentu
(misal: Rp 9.995)
4. Follow the
leader pricing: penentuan harga
didasarkan pada harga yang ditentukan pemimpin pasar.
5. Price Lining: penentuan harga yang berbeda unutk tiap model produk yang
berbeda dan jenis produk tertentu.
6. Relative
Pricing: penentuan harga yang bisa jadi lebih besar, sama, atau lebih
kecil dari pesaing.
7. Psychological
pricing: praktek pemasaran didasarkan pada teori bahwa harga tertentu
memiliki dampak psikologis.
8. Multiple unit
pricing: Akan mendapatkan harga lebih murah jika membeli dalam jumlah
besar.
9. Leader Pricing : Menjual barang yang menarik di bawah harga pasar
10. Price discount: pemotongan berdasarkan persentase dari harga yang telah
ditetapkan.
PERMINTAAN
Pengertian
Permintaan
Permintaan adalah
jumlah barang atau komoditi yang diminta oleh pembeli untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat sosial dalam suatu pasar ekonomi.
Hukum Permintaan
Hukum permintaan
adalah makin tinggi harga suatu barang, makin sedikit jumlah barang yang
diminta dan sebaliknya makin rendah harga suatu barang makin banyak jumlah
barang yang diminta. Adanya kenaikan permintaan menyebabkan kenaikan harga pada
harga ekuilibrium maupun kuantitas ekuilibrium. Penurunan permintaan akan
menyebabkan penurunan harga ekuilibrium maupun kuantitas ekuilibrium.
Faktor-faktor yang
Mempengaruhi Permintaan
Permintaan
seseorang atau suatu masyarakat akan suatu barang ditentukan oleh banyak
faktor. Diantara faktor-faktor tersebut yang terpenting adalah :
1. Harga barang itu sendiri
Sesuai dengan hukum permintan itu sendiri "semakin turun
nilai harga barang, maka akan semakin banyak jumlah barang yang diminta dan
sebaliknya semakin tinggi nilai harga barang, makan semakin dikit pula jumlah
barang yang diminta". Jadi harga barang itu sendiri juga sangat
berpengaruh terhadap permintaan.
2. Harga
barang-barang subsitusi
Konsumen
akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk
dijadikan alternatif penggunaan. Contohnya: bila seseorang yang sedang pergi dinas
ke jogyakarta membutuhkan transportasi untuk sampai ke kota tujuan dan sudah
biasa menggunakan pesawat terbang. Tetapi harga tiket pesawat
Jakarta-Jogyakarta harganya sedang melonjak sedangkan harga tiket kereta api
lebih murah, maka konsumen cenderung akan memilih kereta api sebagai alat
transportasi untuk menghemat biaya. Dan kereta api termasuk kedalam barang
substitusi (pengganti).
3. Pendapatan rumah-tangga atau pendapatan masyarakat
Orang
yang punya gaji dan tunjangan yang besar maka dia dapat membeli banyak barang
yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan
mengirit pemakaian barang yang dibelinya sehingga tidak terlalu banyak
pengeluarannya.
4. Selera dan prilaku seseorang atau masyarakat
Selera
konsumen terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah barang yang diminta.
Jika selera konsumen terhadap barang tertentu meningkat maka permintaan
terhadap barang tersebut akan meningkat pula. contohnya, sekarang ini banyak
orang yang mencari Ponsel Blackberry yang sedang trend sekarang ini, karena
selera konsumen akan barang tersebut tinggi maka permintaan akan barang
tersebut akan meningkat.
5. Jumlah penduduk.
Pertambahan
penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk
dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat.
·
Kurva permintaan adalah suatu kurva yang menggambarkan sifat
hubungan antara harga suatu barang dan jumlah barang tersebut yang diminta oleh
para pembeli. Kurve permintaan dibuat berdasarkan data riil di masyarakat
tentang jumlah permintaan suatu barang pada berbagai tingkat harga, yang
disajikan dalam bentuk table.
·
Fungsi permintaan ( demand function) adalah persamaan yang
menunjukkan hubungan antara jumlah permintaan suatu barang dan semua
faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Perubahan
permintaan suatu barang yang dipengaruhi oleh faktor-faktor selain harga barang
itu sendiri, akan ditunjukkan oleh pergeseran kurva permintaan ke kiri atau ke
kanan. Pergeseran ke kiri menunjukkan penurunan jumlah permintaan, sedangkan
pergeseran ke kanan menunjukkan peningkatan jumlah permintaan.
Macam-Macam
Permintaan
Permintaan dapat
dibedakan menjadi beberapa kelompok, antara lain permintaan berdasarkan daya
beli dan jumlah subjek pendukung.
1. Permintaan Menurut
Daya Beli
Berdasarkan daya
belinya, permintaan dibagi menjadi tiga macam, yaitu permintaan efektif,
permintaan potensial, dan permintaan absolut.
·
Permintaan efektif adalah permintaan
masyarakat terhadap suatu barang atau jasa yang disertai dengan daya beli atau
kemampuan membayar. Pada permintaan jenis ini, seorang konsumen memang
membutuhkan barang itu dan ia mampu membayarnya.
·
Permintaan potensial adalah permintaan
masyarakat terhadap suatu barang dan jasa yang sebenarnya memiliki kemampuan
untuk membeli, tetapi belum melaksanakan pembelian barang atau jasa tersebut.
Contohnya Pak Yosua sebenarnya mempunyai uang yang cukup untuk membeli mobil,
namun ia belum mempunyai keinginan untuk membeli mobil.
·
Permintaan absolut adalah permintaan
konsumen terhadap suatu barang atau jasa yang tidak disertai dengan daya beli.
Pada permintaan absolut konsumen tidak mempunyai kemampuan (uang) untuk membeli
barang yang diinginkan. Contohnya Dedi ingin membeli sepeda motor. Akan tetapi
uang yang dimiliki nya tidak cukup untuk membeli motor tersebut. Oleh karena
itu keinginan Dedi untuk membeli motor tidak bisa terpenuhi.
2. Permintaan Menurut Jumlah Subjek Pendukungnya
Berdasarkan jumlah
subjek pendukungnya, permintaan terdiri atas permintaan individu dan permintaan
kolektif.
·
Permintaan individu adalah permintaan yang dilakukan oleh seseorang untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya.
·
Permintaan kolektif atau permintaan pasar adalah kumpulan dari permintaan-permintaan
perorangan/individu atau permintaan secara keseluruhan para konsumen di pasar.
Contohnya, Shella akan membeli apel di pasar. Selain Shella, di pasar juga ada
beberapa pembeli lainnya yang akan membeli apel. Jika permintaan Shella dan
teman-teman / pembeli lain tersebut digabungkan maka terbentuk permintaan
pasar.
PENAWARAN
Pengertian Penawaran
Penawaran adalah
jumlah barang atau komoditi yang akan diproduksi dan ditawarkan untuk dijual
dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat sosial dalam suatu pasar ekonomi.
Hukum Penawaran
Hukum penawaran
adalah makin tinggi harga suatu barang, makin banyak jumlah barang yang
ditawarkan oleh para penjual dan sebaliknya makin rendah harga suatu barang,
makin sedikit jumlah barang yang ditawarkan. Kenaikan harga penawaran akan
menyebabkan penurunan harga ekuilibrium dan menyebabkan kenaikan kuantitas
ekuilibrium. Penurunan penawaran menyebabkan kenaikan harga ekuilibrium dan
menyebabkan penurunan kuantitas ekulibrium.
Faktor-faktor yang
Mempengaruhi Penawaran
1. Harga barang itu
sendiri
Sesuai dengan hukum
penawaran itu sendiri "semakin tinggi nilai harga barang, maka akan
semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan dan sebaliknya semakin
rendah nilai harga barang, makan semakin dikit pula jumlah barang yang
ditawarkan Jadi harga barang itu sendiri juga sangat berpengaruh terhadap
penawaran.
2. Harga
barang-barang lain (barang-barang substitusi)
Permintaan barang
akan berkurang jika ada harga barang pesaing yang lebih murah, jadi penawaran
pun harus dikurangi supaya bisa menutupi kekurangan dalam permintaan suatu
barang.
3. Biaya produksi
Jika biaya
pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk
lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing
dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi
canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan
harga.
4. Tujuan-tujuan
perusahaan
Perusahaan yang
bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual
produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi.
Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan
menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga
harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
5. Pajak
Tinggi nya pajak
akan mempengaruhi kestabilan harga suatu barang, jadi jika pajak tinggi maka
barang pun otomatis harganya akan lebih tinggi dan permintaan konsumen akan
berkurang.
6. Tingkat
teknologi yang digunakan
Adanya kemajuan
teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen
dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
7. Perkiraan harga
barang di masa datang
Apabila kondisi
pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga
barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang
ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami
peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi
jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
·
Fungsi penawaran adalah persamaan yang menunjukkan hubungan
antara jumlah barang yang ditawarkan oleh penjual dan semua faktor yang
mempengaruhinya.
·
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai
jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat
harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga
(sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). Contoh harga HDD(Hard Disk
Drive) komputer mengalami kenaikkan pasca musibah di negeri Thailand:
Macam-Macam Penawaran
Apabila ditinjau
dari jumlah barang yang ditawarkan, penawaran dapat dibedakan menjadi dua
macam, yaitu penawaran perorangan dan penawaran kolektif.
1. Penawaran
Individu
Penawaran individu
adalah menawarkansejumlah barang yang akan dijual oleh seorang penjual ke
konsumen secara langsung.
Kenapa dikatakan
demikian? Karena penawaran individu hanya mencakup ruang lingkup yang sempit,
jadi yang melakukan penawaran adalah penjual itu sendiri.
2. Penawaran
Kolektif
Penawaran kolektif
disebut juga penawaran pasar. Penawaran kolektif adalah keseluruhan jumlah
suatu barang yang ditawarkan oleh penjual di pasar. Penawaran pasar merupakan
penjumlahan dari keseluruhan penawaran perorangan.
KESIMPULAN
Penentuan
Harga,Penawaran serta Permintaan sangat diperlukan dalam perkembangan sistem
ekonomi.Penentuan Harga bersumber pada penawaran dan permintaan.Penawaran
bersumber pada kuantitas barang yang akan diproduksi dan ditawarkan untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat,sedangkan Permintaan bersumber pada kuantitas
permintaan barang berdasarkan harga yang ditawarkan.Ilmu
ekonomi ini tidak selalu bisa diterapkan disetiap Negara,banyak faktor-faktor
yang mempengaruhi baik dalam penawaran maupun permintaan,diataranya harga,mutu
barang,kebutuhan,gaya hidup,dsb.Pelajaran
dari teori ini menjelaskan kepada mahasiswa bagaimana seharusnya menentukan
harga,agar hukum penawaran dan permintaan dapat berjalan seimbang,sehingga
terciptanya masyarakat yang paham ekonomi dan berkualitas.
Sumber: