Sunday, April 28, 2013

Biografi Gauss-Jordan



Carl Friedrich Gauss


Carl Friedrich Gauss.
Johann Carl Friedrich Gauß (juga dieja Gauss) (lahir di Braunschweig30 April 1777 – meninggal di Göttingen23 Februari 1855 pada umur 77 tahun) adalah matematikawanastronom, dan fisikawan Jerman yang memberikan beragam kontribusi; ia dipandang sebagai salah satu matematikawan terbesar sepanjang masa selain Archimedes dan Isaac Newton.
Dilahirkan di Braunschweig, Jerman, saat umurnya belum genap 3 tahun, ia telah mampu mengoreksi kesalahan daftar gaji tukang batu ayahnya. Menurut sebuah cerita, pada umur 10 tahun, ia membuat gurunya terkagum-kagum dengan memberikan rumus untuk menghitung jumlah suatu deret aritmatikaberupa penghitungan deret 1+2+3+...+100. Meski cerita ini hampir sepenuhnya benar, soal yang diberikan gurunya sebenarnya lebih sulit dari itu. [1]
Gauss ialah ilmuwan dalam berbagai bidang: matematika, fisika, dan astronomi. Bidang analisis dan geometri menyumbang banyak sekali sumbangan-sumbangan pikiran Gauss dalam matematika. Kalkulus (termasuk limit) ialah salah satu bidang analisis yang juga menarik perhatiannya.
Gauss meninggal dunia di Göttingen.





Wilhelm Jordan


Wilhelm Jordan.
Wilhelm Jordan.
Wilhelm Jordan (1 Maret 1842, Ellwangen, Württemberg - 17 April 1899, Hanover) adalah geodesist Jerman yang melakukan survei di Jerman dan Afrika dan mendirikan jurnal geodesi Jerman.
Jordan lahir di Ellwangen, sebuah kota kecil di selatan Jerman. Ia belajar di institut politeknik di Stuttgart dan setelah bekerja selama dua tahun sebagai asisten teknik pada tahap-tahap awal pembangunan kereta api ia kembali ke sana sebagai asisten di geodesi. Pada tahun 1868, saat ia berusia 26 tahun, ia diangkat penuh profesor di Karlsruhe. Pada tahun 1874 Yordania mengambil bagian dalam ekspedisi Friedrich Gerhard Rohlfs ke Libya. Dari tahun 1881 sampai kematiannya ia adalah profesor geodesi dan praktis geometri di Universitas Teknik Hanover. Dia adalah seorang penulis yang produktif dan kerja terkenal adalah miliknya Handbuch der Vermessungskunde (Textbook of Geodesi.)
Dia dikenang antara matematika untuk algoritma eliminasi Gauss-Jordan, dengan Yordania meningkatkan stabilitas algoritma sehingga dapat diterapkan untuk meminimalkan kuadrat kesalahan dalam penjumlahan dari serangkaian survei pengamatan. Teknik ini aljabar muncul dalam edisi ketiga (1888) Buku Ajar tentang Geodesi.
Wilhelm Jordan tidak menjadi bingung dengan matematika Camille Jordan (Teorema melengkung Jordan), atau dengan fisikawan Jerman Pascual Jordan (Yordania algebras).

No comments:

Post a Comment