Sunday, December 1, 2013

Tugas ISD ( Ilmu Sosial Dasar ) #


 Tawuran Antar Pelajar

1.  Latar Belakang Masalah
Tawuran yang sering dilakukan pada sekelompok remaja terutama oleh para pelajar seolah sudah tidak lagi menjadi pemberitaan dan pembicaraan yang asing lagi ditelinga kita. Namun yang saat ini menjadi sorotan adalah tawuran antar pelajar. Mengingat mereka adalah calon-calon penentu masa depan Negara Indonesia  ini. Tawuran seperti sudah menjadi tren. Bagaimana tidak, dari tahun ke tahun kasus tawuran meningkat jumlahnya.

Kekerasan sudah dianggap sebagai pemecah masalah yang sangat efektif yang dilakukan oleh para remaja. Hal ini seolah menjadi bukti nyata bahwa seorang yang terpelajar pun leluasa melakukan hal-hal yang bersifat anarkis, premanis, dan rimbanis. Tentu saja perilaku buruk ini tidak hanya merugikan orang yang terlibat dalam perkelahian atau tawuran itu sendiri tetapi juga merugikan orang lain yang tidak terlibat secara langsung.
Hal ini yang membuat penulis merasa tertarik mengangakat judul ini untuk memenuhi tugas #Ilmu Sosial Dasar

2. Batasan masalah
     Apa saja sebab-sebab terjadinya tawuran antar pelajar?
     Bagaimana peranana sekolah dalam menangani tawuran anak didiknya?


3. Tujuan
Adapun tujuan penulis dalam mengangkat riset ini karena penulis merasa perlu untuk menelussuri penyebab masalah dari tawuran antar pelajar, sehingga untuk kedepannya masalh seperti ini tidak terjadi lagi secara turun temurun. Tulisan ini juga bertujuan untuk memenuhi tanggung jawab penulis selaku mahasiswa, sehingga dapat memperoleh hasil penilaian yang maksimal dari Bapak Kiky selaku dosen Ilmu Sosial Dasar# pada kelas yang saya ambil.

4. Manfaat

Penulis berharap agar kedepannya tawuran antar pelajar  tidak akan terjadi lagi di Negara tercinta ini karena generasi muda inilah sang penerus bangsa.  Dalam hal ini pembinaan dan bimbingan baik dari pihak orang tua maupun sekolah harus lebih berperan aktif dalam menanggulangi aksi tawuran antar pelajar. Pada pihak orang tua harus lebih intensif dalam memberikan arahan baik yang bersifat mendidik maupun yang bersifat pengajaran mengenai nilai dan moral bagi anak. Pihak sekolah pun dalam hal ini juga tidak kalah penting peranannya dalam pendidikan karakter anak dan adapun anak berkarakter tidak sesuai dengan yang diharapkan maka kerjasama dalam perbaikan karakter siswa adalah tugas bersama. Pihak masyarakat dan pemerintah daerah pun sangat dibutuhkan peranannya dalam pengawasan di sekitar lingkungan sekolah maupun ditempat umum.


No comments:

Post a Comment