Seorang hacker, menyebut dirinya
bio-hacker, menyematkan sebuah alat sensor seukuran smartphone di bawah lapisan
kulit tangannya. Alat sensor tersebut diklaim bisa mengontrol kesehatan sang
hacker.
Bio-hacker bernama Tim Cannon tersebut mengembangkan teknologi sensor tersebut
selama 18 bulan sebelum menanamkannya di dalam tangannya. Cannon, yang menyebut
dirinya DIY Cyborg, menanamkan chip komputer Circadia 1.0 dengan cara melakukan
operasi kecil.
Penanaman perangkat sensor ini sangat tak menerima izin dari dokter, namun
dirinya memanggil seorang teman untuk membantu menanmkan Circadia 1.0 di dalam
lengannya. Alat tersebut bekerja untuk memonitor gejala-gejala penting dan
mentransfer data tersebut secara realtime lewat Bluetooth ke ponsel pintar
berbasis Android.
"Alat ini akan mengirim pesan kepada saya ketika saya mengalami gejala
demam. Ia juga akan mencari tahu sebab-sebab kenapa saya terserang demam,"
jelas Cannon seperti dikutip Mashable, Rabu (6/11/2013). Tak hanya itu,
Carcadia 1.0 juga bisa mengetahui apabila Cannon tengah mengalami stres. Ia
akan mentransfer informasi ke sistem yang berada di rumahnya untuk membuat
suasana nyaman agar mood Cannon kembali seperti semula.

No comments:
Post a Comment