Menurut beberapa kabar sebelumnya kemungkinan besar tahun
depan akan ada banyak perangkat smartphone yang menggunakan teknologi baru
berupa fingerprint sensor sepertinya hanya isapan jempol belaka. Sebab
perusahaan Samsung yang
tidak ingin kalah dengan Apple kini tengah mempersiapkan fitur baru
dan merupakan teknologi baru dalam bidang perangkat pintar.
Rencananya Samsung
patenkan scanner mata untuk smartphone generasi mendatang. Dengan adanya
wacana seperti itu memungkinan fitur fingerprint miliki Apple akan segera
tenggelam oleh kecanggihan scanner mata milik Samsung tersebut.
Teknologi
baru miliki Samsung tersebut menggunakan scanner iris mata (selaput pelangi).
Pekerjaan Samsung kini semakin berat karena akan ada banyak sekali teknologi
dan fitur baru untuk perngkat generasi mendatang.
Samsung
menganggap bahwa dengan menambahkan scanner mata pada smartphone bisa
meningkatkan sisi kemanan sebuah smartphone. Karena selaput iris setiap orang
pasti berbeda, dan hal itu disebabkan karena adanya pola unik yang lebih banyak
jika dibandinghkan dengan sidik jari.
Proses
pemindaian scanner
mata untuk smartphone tersebut
juga tergolong sangat cepat menurut Samsung sendiri. Yang katanya hanya
membutuhkan waktu sekitar 2 detik saja ditambah dengan pengguna tidak perlu
lagi melakukan kontak fisik dengan smartphone miliknya.
Yang
ditegaskan oleh pihak Samsung adalah scanner mata untuk smartphone ini berbeda
dengan scanner retina pada umumnya. Karena jika scanner retina keamanannya
kurang aman, sebab retina setiap orang bisa berubah seiring berjalannya waktu
karena faktor kesehatan. Sedangkan untuk scanner mata untuk smartphone milik
Samsung ini akan aman sekali sebab iris setiap orang akan memiliki pola yang
tetap sama hingga kapan pun.
Rencana
Samsung patenkan scanner mata untuk smartphone ini kemungkinan besar akan
diterapkan pada beberapa generasi Samsung Galaxy berikutnya, dan sepertinya akan
direalisasikan pada Galaxy S5 maupun
S6. Kita nantikan saja tahun depan yang akan ada banyak smatphone baru dan
banyak teknologi baru.

No comments:
Post a Comment